Siomay yang enak di Djogja dimana ya?

8/03/2010 Sulis 0 Comments

Sabtu kemarin aku gajian. Seperti biasa, setelah gaji turun, sebagian dari uang tersebut aku belikan makanan untuk sekeluarga (aku, adik, bapak, dan ibu). Kegiatan ini selalu aku lakukan setiap bulan sebagai tanda syukur atas rejeki yang dilimpahkan Allah kepadaku.

Dulu, waktu aku gajian untuk yang pertama kali, adikku bilang ingin mencoba merasakan pizza. Uang 32.000 rupiah pun habis hanya untuk beli pizza ukuran personal (kira-kira ukurannya sama dengan ukuran piring). Mahalnya...... Itupun harus dibagi untuk empat orang. Pelajaran untuk hari itu adalah: pizza tidak cocok dengan lidah kami (kejunya asin banget!).

Setelah pizza, bulan berikutnya aku beralih ke burger. Semakin banyak kios burger di Djogja, tapi yang menjadi kandidatku adalah Mister Burger dan Beef Burger. Setelah searching di Internet, akhirnya aku putuskan untuk membeli Beef Burger, katanya lebih enak dan lebih murah. Untuk menu standar/biasa cuma 6000 rupiah, sedangkan Mister Burger 7500 rupiah. Hasilnya memang enak dan mengenyangkan. Rotinya sungguh enak dan empuk.

Lalu kemarin minggu, karena bosan dengan burger, kuputuskan untuk membeli siomay saja. Yang menjadi masalah adalah dimana ada yang jual Siomay? Mas Fajar, pedagang siomay keliling yang biasanya rajin menjajakan dagangannya di lingkungan RTku sudah jarang datang. Kalo beli di warung biasa, nanti rasanya gak begitu istimewa.

Lalu searching di internet lagi. Ada beberapa tempat yang direkomendasikan, yaitu : Batagor&Siomay Sampurna (dekat pom bensin sagan), Siomay Kang Mudi, Siomay Mekar, Siomay Kang Cepot, Siomay Kang Ujang dan Siomay Telkom. Sebenarnya masih banyak tempat yang direkomendasikan, tapi cuma 6 tempat itu yang aku ingat. Akhirnya aku putuskan untuk membeli siomay di Kang Cepot, karena katanya di sana lebih murah (he...he...he... aku suka harga murah meriah). Katanya 800 rupiah per siomay. Namun aku kesulitan mencari tahu apakah data yang diberikan itu uptodate ato enggak.

Malam itu, sehabis magrib, aku keluar rumah naik motor  pergi mencari  lokasi Siomay Kang Cepot ini. Lumayan jauh ternyata. Jalan Kaliurang km 8 lebih. Aku gak begitu ingat  letak persis warungnya, habis waktu itu gelap sih. Pokoknya jika kamu dari arah selatan, berarti warung Siomay Kang Cepotnya ada di kiri jalan.

Setelah memarkir motor, lalu masuk ke dalam warung, aku segera disodori piring. dan ditunjukkan tempat dimana aku bisa mengambil siomaynya (ternyata disebelahku). Mas yang jaga  langsung melakukan aksi promosinya. "Silahkan...seribuan...seribuan..." Ternyata......harganya 1000 rupiah per item. Ketipu aku.....hiks...hiks... Tapi karena aku sudah terlanjur ada di sana, ya...aku beli.. Menunya biasa saja. Tapi ada yang menarik perhatianku, siomaynya beda. Bentuk siomaynya bukan bulat tapi agak lonjong dan warnanya  agak kehitaman. Aku beli 4 porsi, dibungkus. Membungkusnya bukan pakai plastik lho, siomaynya dibungkus pakai kertas (bukan kertas koran). Itu lho bungkus yang biasa untuk membungkus nasi. Disana pegawainya kebanyakan pria, kecuali kasirnya, satu-satunya pegawai perempuan yang kulihat disana.

Lalu bagaimanakah rasanya....... karena aku gak begitu bisa menilai makanan, kukutip saja review dari ibuku. "Siomaynya enak, gak alot, ikannya terasa. Bumbunya kental, pas manis asinnya."

Kalo aku sih cukup bilang, "enaaaakkkkk.......!" atau "kenyaaaaaaannnnngggggg......!"

Senin kemarin kami membeli siomay lagi. Tapi kali ini bukan di Kang Cepot, kami beli di Sampurna, yang dekat pom bensin Sagan (soalnya lebih dekat rumah). Harganya sama, 5000 rupiah per porsi. Siomaynya beda dengan siomaynya Kang Cepot, siomaynya bulat dan berwarna putih. Rasanya...? Inilah review dari ibuku, "Siomaynya alot, pasti banyak tepungnya. Bumbunya encer dan gak begitu enak!" Memang walaupun kami tambahkan kecap, bumbunya masih terasa tidak istimewa.




Jadi, kalo kalian ingin makan Siomay yang enak dengan harga yang bersahabat, datang aja ke Siomay Kang Cepot. Dijamin Kenyang dan puas deh!

You Might Also Like

0 comments: