Jalan-jalan untuk kesehatanmu

4/27/2011 Sulis 0 Comments

Entah kenapa hari ini aku terobsesi mencari cara untuk melangsing tubuh di internet. Apa mungkin ini karena berat badanku yang secara perlahan-lahan beranjak naik? Ya...memang baru bulan ini aku sadar aku semakin "melebar".
Dulu aku memang gemuk (tidak gemuk sekali lho), tapi berat badanku stabil. Dan bulan kemarin, saat membeli Paramex pesanan ibu di apotek K24, aku iseng saja menimbang berat badanku, hasilnya....berat badanku naik 5kg! Tapi, saat itu aku menimbang berat badanku sambil memanggul tas ranselku yang isinya lumayanlah. Tapi tetap saja aku shock (sedikit) melihat hasil timbanganku.
Jadi aku berencana untuk berolahraga rutin. Tapi karena aku jenis orang yang malas (kalo gak benar-benar niat), aku ingin mencoba jalan kaki saja secara rutin. Lumayanlah untuk kebugaran. Karena jika lari, aku mungkin cuma kuat untuk beberapa ratus meter saja.
Nah, bagaimanakah efek jalan-jalan (bukan berlibur/bertamasya) bagi kesehatan? Saya menemukan artikel pendek tentang manfaat berjalan. Saya akan mencoba mengartikannya, karena artikelnya dalam bahasa inggris.

Manfaat Berjalan bagi Kesehatan dan Kebugaran
by: Nicole Nichols, Fitness Instructor & Health Educator

Memulai program "Berjalan" secara reguler dapat membarikan manfaat bagi kesehatan dan kebugaran.

Baik untuk Jantung.
"Berjalan" secara teratur dapat mengurangi tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi, dimana keduanya dapat menyebabkan penyakit jantung.
  • Menurut penelitian jangka panjang Nurses Health, yang mengamati kebiasaan dan kesehatan dari 72.000 perawat wanita, 3 jam melakukan jalan cepat setiap minggu (itu hanya 30 menit per hari) dapat menurunkan risiko seorang wanita penyakit jantung sebesar 30% menjadi 40%.
  • Sebuah studi 2001 yang diterbitkan dalam Medicine & Science in Sports and Exercise menemukan bahwa perempuan dengan tekanan darah tinggi menurunkan tekanan darah sistolik mereka dan massa tubuh dengan berjalan kaki 9.700 langkah per hari pada kecepatan yang dipilih sendiri selama 24 minggu.
  • Peneliti Harvard mengamati 11.000 pria dan menetapkan bahwa 1 jam secara teratur, berolahraga sedang (setara dengan jalan cepat), dilakukan 5 hari seminggu, dapat mengurangi risiko stroke laki-laki menjadi setengah.
Menguatkan tulang dan persendian. Berjalan lebih mudah bagi sendi Anda bila dibandingkan dengan aktivitas yang lebih berdampak tinggi seperti berlari atau aerobik, tetapi masih dapat membantu mengurangi resiko osteoporosis dan mengurangi risiko jatuh.
  • Aktivitas yang dilakukan secara konsisten, seperti berjalan, mengurangi risiko seseorang mengalami patah tulang pinggul, berdasarkan penelitian pada lebih dari 30.000 pria dan wanita pada usia 20-93.
  • Suatu tinjauan dari 24 studi tentang olahraga aerobik dan kepadatan mineral tulang pada wanita menunjukkan bahwa berjalan hanya 30 menit per hari beberapa kali seminggu sudah cukup untuk meningkatkan kepadatan tulang dengan jumlah sedang (sekitar dua persen) dibandingkan dengan yang tidak berolahraga. Berjalan adalah bentuk latihan yang lebih disukai oleh kebanyakan peserta.
Mengontrol berat badan. Berjalan mungkin tampak seperti kegiatan santai, tetapi dengan intensitas yang tepat, dapat meningkatkan denyut jantung dan membakar kalori sehingga Anda dapat mencapai dan menjaga berat badan yang sehat.
  • Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity menunjukkan bahwa 30 menit berjalan beberapa hari dalam seminggu (most days of the week) mungkin sama bermanfaatnya untuk menurunkan berat badan seperti 60 menit berjalan (dikombinasi dengan diet).
  • Peneliti dari Center for Human Nutrition di University of Colorado Health Sciences Center mengatakan bahwa hanya berjalan kaki selama 15 menit (atau sekitar 2.000 langkah) dan makan beberapa gigitan lebih sedikit makanan dapat membantu Anda mencegah kenaikan berat badan masa depan.
  • Tanpa mengubah pola makan, tinjauan "program berjalan berbasis pedometer" menemukan bahwa peserta yang melakukan 2.000 hingga 4.000 langkah per hari (sekitar 1 hingga 2 mil) masih bisa mengharapkan penurunan berat badan sederhana (sekitar lima pound per tahun).
Pikiran sehat. Sebuah daftar panjang dari manfaat kesehatan mental telah dikaitkan dengan olahraga, termasuk depresi yang berkurang, tidur lebih baik, dan banyak lagi.
  • Wanita menetap (sedentary womwn) yang terlibat dalam program berjalan melaporkan peningkatan kepuasan mental dan emosional dan penurunan stres, menurut pasal Jurnal Keperawatan Holistik diterbitkan pada tahun 2006.
  • Women & Health menerbitkan studi lain yang mengukut 128 perempuan menetap dan etnis-minoritas. Para peneliti menemukan bahwa peserta yang berjalan lebih dilaporkan mengalami peningkatan pada kesehatan mental yang positif dan kesejahteraan.
  • Dari 124 orang dewasa menetap (sedentary adults) ditemukan bahwa mereka yang mulai berjalan selama 45 menit tiga kali seminggu selama enam bulan, tampak jauh lebih baik pada beberapa tugas kognitif dibanding mereka yang melakukan latihan peregangan atau kekuatan. Para peneliti, yang studinya diterbitkan di Nature, berpikir bahwa peningkatan kebugaran kardiorespirasi mereka meningkatkan aliran darah ke otak, yang membantu meningkatkan fungsi otak.
Nah, tunggu apa lagi... Ayo kita mulai berjalan, selangkah demi selangkah.

You Might Also Like

0 comments: